Selasa, 15 September 2020

Special Service Tools

 Materi Daring Pertemuan Ke-3

Sekolah                    : SMK Negeri 2 Palembang
Kelas/Semester        : X (Sepuluh)/Genap
Kompetensi Dasar   : 3.3 Mengklasifikasi Jenis Jenis Special Service Tools
                                     4.3 Menggunakan Macam Macam Special Service Tools


    Pada pertemuan kali ini kita akan mempelajari tentang peralatan-peralatan khusus atau special service tools. Alat-alat khusus dimaksud adalah untuk pembongkaran maupun pemasangan komponen-komponen otomotif yang tidak dapat dilakukan dengan kunci-kunci biasa. Jenis pekerjaan yang dapat dilakukan dengan special service tools adalah pekerjaan pembongkaran, pekerjaan perakitan, penyetelan, dan sebagainya. Berikut ini jenis-jenis special service tool.

A. Ring Compressor
    Piston ring compressor adalah alat yang dipakai untuk menekan ring piston pada waktu pemasangan ring piston dan pisto ke dalam silinder. Piston ring compressor dibuat dalam berbagai ukuran, menyerupai silinder linear yang telah dilengkapi dengan penyetel. Penyetel berfungsi menyesuaikan diameter piston ring compressor (membesar dan mengecil) ketika digunakan.
B. Tang Ring Torak (Piston Ring Plier)
    Tang ring torak adalah alat untuk membantu melepas dan memasang ring torak. Alat ini digunakan untuk memudahkan pemasangan ring torak, menghindari kerusakan atau cacat pada torak ataupun ring torak.
1. Pengukur Tekanan kompresi Compression Tester)
Untuk mengukur tekanan kompresi silinder digunakan Compression tester. Alat ini dibedakan menjadi pengukur tekanan kompresi untuk motor bensin dan pengukur tekanan kompresi motor diesel. Manometer pada alat ini berfungsi untuk menunjukkan besar tekanan kompresi silinder ketika dilakukan pengukuran.
Di dalam manometer terdapat jarum penunjuk dan skala tekanan kompresi dalam beberapa satuan ukuran. Gambar model alat pengukur tekanan kompresi ddan cara penggunaan dapat dilihat pada gambar di bawah ini.
Prosedur pengukuran tekanan kompresi adalah sebagai berikut :
  • Lepaskan busi dari rumahnya, masukkan ujung slang compression tester pada rumah busi
  • Starter mesin beberapa saat sampai mesin berputar 200 rpm, lalu baca besar tekanan kompresi pada manometer
  • Tekanan kompresi yang rendah menunjukkan ring piston yang aus, kebocoran pada packing, dan penyetelan celah katup yang terlalu renggang.
C. Diesel Injector tester
    Alat ini berfungsi untuk mengetahui tekanan penyemprotan nozzle, kebocoran nozzle dan bentuk penyemprotan (pattern).
D. Valve Spring Copressor
    Valve spring compressor digunakan untuk melepas dan memasang pengunci katup pada tapper. Tanpa alat ini sangat sulit melepas atupun memasang katup pada kepala silinder.
E. Kunci Filter Oli (Filter Strap Wrench)
    Filter strap wrench terdiri dari base, yang dibuat melengkung untuk disesuaikan dengan bentuk filter, rotating retaining pin yang terletak di dalam base dan sabuk nilon berukuran 600 mm x 50 mm. Retaining pin memiliki sebuah slot dimana ujung sabuk bisa dimasukkan dan mempunyai dua lubang penggerak berukuran ½ inchi untuk ratchet.
    Wrench digunakan untuk melepaskan dan memasang fuel filter dan oil filter jenis spin on. Wrench ini mampu mengaplikasikan torque tinggi pada filter berukuran besar tanpa menyebabkan rusak pada tabung filter. Bersihkanlah grease dan oli yang berlebihan dari filter untuk mencegah agar wrench tidak tergelincir. Jauhkan tangan dari posisi yang dapat mengakibatkan cidera apabila wrench tiba-tiba slip.
  Cara Perawatan
    Jagalah kebersihan filter strap wrench, bersihkan dari kotoran dan oli. Lakukan pemeriksaan secara berkala terhadap strap untuk mengetahui apakah ada yang sobek atau terdapat bagian-bagian yang lemah dan gantilah filter strap wrench apabila ditemukan kondisi-kondisi seperti ini.
F. Pelindung Sil Oli ( Oil Seal Protector Sleeve)
    Saat memasang sil oli, terkadang bias cacat karena gesekan atau terkena bagian yang tajam dari komponen. Oil seal protector sleeve adalah alat yang digunakan untuk menghindari cacat saat pemasangan sil oli dan juga mempermudah proses pemasangan.
G. Penekan Piston Rem Cakram (Disc Brake Piston Compressor)
    Kanvas rem yang sudah tipis tentunya harus diganti dengan yang baru dan masih tebal. Kondisi ini berarti piston rem terdorong ke depan sehingga kanvas rem yang tebal tidak bisa dipasangkan. Untuk dapat memasang caliper maka butuh mendorong piston ke dalam. Disc Brake Piston Compressor adalah alat penekan atau pendorong piston ke dalam, atau dapat juga digunakan untuk memasang piston disc brake saat mengganti seal piston.

 H. Penekan Pegas Coil (Coil Spring Compressor)
    Sesuai namanya alat ini digunakan untuk menekan pegas coil sock absorber. Penekanan ini akan memperpendek pegas dan menghilangkan gaya tekan terhadap sock absorber sehingga dapat dilakukan pembongkaran dan pemasangan sock absorber.

 I. Traker Ball Joint (Ball Joint Seperator)
    Traker ball joint memiliki beberapa bentuk yaitu ball joint splitter puller, splitter scissor, dan drafter ball joint splitter (fork). Ketiga macam tracker tersebut fungsinya adalah sama yaitu untuk memisahkan ball joint dari dudukanya. Alat ini diperlukan karena pertautan antara ball joint dan dudukanya berbentuk tirus, sehingga saat dikencangkan oleh mur penguncinya, bagian batang tirus menjadi sangat erat terhadap dudukanya. Jika tidak menggunakan treker ball joint maka dibutuhkan getaran dengan jalan memukul-mukul dudukan ball joint agar ball joint lepas. Hal ini akan dapat merusak atau merubah bentuk ball joint.
J. Hidrometer
    Hydrometer adalah alat yang digunakan untuk mengukur berat jenis elektrolit dalam aki. Ketika aki digunakan untuk starter, lampu, dan sebagainya, terjadi reaksi pengosongan atau baterai mengeluarkan arus listrik yang menyebabkan asam sulfat (H2So4) sedikit demi sedikit berubah menjadi H2O. Akibatnya berat jenis turun karena konsentrasi elektrolitnya berkurang. Bentuk sebuah hidrometer lengkap dengan pengukur aero dapat dilihat pada gambar di bawah ini.
    Untuk mengukur berat jenis baterai, masukkan hidrometer ke dalam sel baterai, lalu hisaplah elektrolit ke dalam tabung gelas hidrometer sampai pelampung tidak menyentuh tabung gelas. Bacalah hasil berat jenis elektorlit setinggi mata Berat jenis elektrolit yang diijinkan untuk aki antara 1,220 – 1,229. bila aki dalam keadaan isi penuh, berat jenisnya harus 1,26 sampai 1,28 pada suhu 20°C. Jika ditemukan berat jenis elektrolit dari hasil pengukuran kurang dari 1,220, maka hal yang perlu dilakukan adalah aki perlu diisi atau di-charge sampai penuh. Namun bila berat jenis aki melebihi batas maksimum atau di atas 1,290 maka tambahkan air suling untuk menurunkan berat jenis aki sampai kondisi normal. Kondisi Accu, dapat diukur dengan suatu alat yang men-simulasikan besar beban yang masih mampu diterima oleh accu, atau dengan cara sederhana dengan menggunakan Battery Hydrometer. Cara penggunaan Hydrometer adalah dengan mencelupkan ujung alat ini pada air Accu, kemudian menyedotnya.
  • Jika permukaan air accu berada pada bidang HIJAU , berarti kondisi air accu sangat baik.
  • Jika permukaan air accu berada pada bidang Putih, berarti kondisi air accu masih relatip baik.
  • Jika permukaan air accu berada pada bidang MERAH , berarti proses recharge kurang baik atau ada kerusakan pada alternator.
K. Magnetic Pick-up Tool Telescopic
    Tool ini terdiri atas magnet silindris berdiameter 12 mm dengan panjang 90 mm yang dihubungkan dengan handle telescopik. Panjang handle dapat diatur dari 400 mm hingga 650 mm. Magnet terpasang pada handle dengan screw berfungsi sebagai pivot point. 
Magnet assembly ini umumnya digunakan untuk mengangkat benda-benda kecil seperti screw, nut, dan bolt yang jatuh ke tempat yang sulit dijangkau. Magnet assembly ini juga digunakan untuk mencegah kehilangan fastener kecil ketika bekerja di area sempit dengan menempatkan didekatnya sehingga ketika jatuh akan tertarik ke arahnya.

L. Kunci momen (Tension Wrench)
    Kunci momen (torgue wrench) digunakan untuk mengukur gaya punter pada baut dan mur agar mencapai momen kekencangan tertentu. Jenis kunci momen yang ada terdiri atas model deflecting beam (batang jarum), model dial indicator, dan model setting micrometer. Kunci momen model deflecting beam, menunjukkan besar ukuran momen kekencangan oleh sebuah batang penunjuk. Batang oenunjuk akan bergerak dan menunjuk pada skala tertentu seiring dengan besarnya momen pengencangan yang dilakukan. Pada model lain, momen kekencangan yang diinginkan dapat diatur dengan cara menyetel ukuran kekencangan (setting micrometer) pada tangkai kunci momen. Kunci shock dengan ukuran tertentu mengencangkan baut atau mur.
    Agar kunci momen dapat digunakan sesuai fungsinya, pada tahap awal pengerasan sebuah baut atau mur gunakanlah kunci biasa seperti kunci ring, pas atau shock. Kunci momen hanya dipakai pada pengerasan akhir serta mengetahui besarnya momen kekencangan yang diharapkan sesuai spesifikasi kekencangan baut atau mur. Contoh penggunaan kunci momen misalnya pada penyetelan baut kepala silinder dan baut-baut pada unit differensial (pada mobil). Penyetelan momen kekencangan baut/mur yang baik dilakukan secara bertahap sampai diperoleh momen kekencangan yang sesuai.
    Cara menggunakan kunci momen adalah kepala kunci momen ditahan agar kunci shock tetap pada posisi yang benar sambil menarik gagang kunci momen searah jarum jam.
    Setiap kunci momemn memiliki momen maksimum (maximum torque), yang merupakan batas tertinggi kekencangan yang dapat diukur oleh kunci momen. Agar penggunaannya sesuai dengan fungsinya dan supaya alat ini tetap awet, gunakan kunci momen dengan ukuran kekencangan di bawah batas maksimum momen kekencangannya. Untuk ukuran kekencangan baut atau mur yang lebih besar, mekanik dapat menggunakan kunci momen lain dengan momen maksimum lebih besar.
    Pada ujung kunci momen (dekat dengan handle kunci momen) terdapat angkaangka yang menunjukkan nilai kekencangan dari mur atau baut yang ingin dikencangkan.
 UJI KOMPETENSI

1. Jelaskan pengertian SST dan sebutkan 5 contoh SST?
2. Piston ring compressor adalah sebuah alat yang digunakan untuk?
3. Jelaskan kegunaan dan penggunaan coil spring compressor?
4. Apa fungsi valve spring copressor?
5. Disc brake piston compressor adalah alat yang digunakan untuk?
6. Jelaskan alat yang digunakan untuk mengeluarkan baut yang patah dan tertinggal, jelaskan prosedurnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Special Service Tools

  Materi Daring Pertemuan Ke-3 Sekolah                         :  SMK Negeri 2 Palembang Kelas/Semester          :  X (Sepuluh)/Genap Kompet...